Kegiatan

Dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Untuk INDONESIA

Administrator | Rabu, 23 Mei 2018 - 12:32:50 WIB | dibaca: 1263 pembaca

Pemeriksaan Kebuntingan

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Bidang Produksi melaksanakan Kegiatan UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) di seluruh wilayah Kabupaten Subang.

Tujuan Upsus Siwab

Peningkatan populasi ternak bertujuan untuk memenuhi kebutuhan  produk hewan dalam negeri terhadap daging dan susu.

Target Utama Upsus Siwab

Target utama Upsus Siwab adalah Ternak Ruminansia Indukan yaitu ternak betina bukan bibit yang memiliki organ reproduksi normal dan sehat untuk pengembangbiakan.

Kegiatan Upsus Siwab

Kegiatan Upsus Siwab di suatu wilayah meliputi:

  1. Pencatatan (Rekording)
  2. Pemeriksaan Kebuntingan
  3. Penanganan Gangguan Reproduksi (Gangrep) dan/atau
  4. Pemenuhan hijauan pakan ternak dan konsentrat

Upsus Siwab dilakukan melalui Inseminasi Buatan (IB) (pemeliharaan ternak intensif/semi intensif) atau kawin alam (pemeliharaan ekstensif) dengan menerapkan sistem manajemen reproduksi. Sebelum dilakukan IB ternak dilakukan pemeriksaan status reproduksi dan gangguan reporduksi (gangrep) yang terjadwal, serentak dan terintegrasi dan difasilitasi oleh gubernur dan bupati/walikota.

Pemeriksaan Status Reproduksi

Pemeriksaan status reproduksi dilakukan dengan palpasi rectal atau USG dan dilakukan oleh Petugas PKB, ATR atau Medik Reproduksi (Dokter Hewan). Ternak yang tidak bunting dengan status reproduksi normal ditetapkan sebagai akseptor IB, sedangkan yang tidak bunting mengalami gangrep ditetapkan sebagai target Gangrep. Hasil pemeriksaan in kemudian direkomendasikan kepada Medik Reproduksi sebagai dasar Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR). Target gangrep yang bisa disembuhkan (fausta) direkomendasikan sebagai akseptor.

Peningkatan jumlah teknisi IB

Dalam rangka meningkatkan jumlah teknisi IB, berdasarkan Permentan 48/2016 Dinas Provinsi atau Kepala DInas Kabupaten/Kota dapat menugaskan inseminator dan petugas PKB yang ada di suatu wilayah tetapi belum memiliki izin untuk melakukan IB dan pemeriksaan kebuntingan ternak. Selain itu juga bisa dilakukan mengirimkan calon inseminator dan petugas PKB untuk dilatih (Pelatihan dan Bimbingan Teknis/ BIMTEK ) di institusi kompeten.

Pemeriksaan Kebuntingan

Pemeriksaan kebuntingan hasil IB/kawin alam dilakukan paling cepat 2 bulan. Apabila terjadi kebuntingan, segera dilakukan recording, dan direkomendasikan untuk dipelihara dan ditingkatkan kesehatanya untuk menjamin kebuntingan sampai melahirkan. Apabila sapi tidak bunting dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Pengendalian Betina Produktif

Ternyata dalam permentan 48/2016 tentang Upsus Siwab ini juga menjelaskan mengenai pengendalian betina produktif dimana harus dilakukan untuk menyelamatkan betina produktif dari pemotongan dan mempertahankan/meningkatkan jumlah akseptor. Hal ini dilakukan dengan pengawasan dan pemeriksaan Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR) yang dilakukan di RPH, Kelompok Ternak, Pasar Hewan, check point, pedagang/pengumpul ternak dan wilayah sumber ternak oleh “kelompok penyelamatan” yang dibina oleh unit kerja terkait.

Penguatan Pakan (Hijauan dan Konsentrat)

Untuk memenuhi kebutuhan Upsus Siwab dikakukan penguatan pakan ternak dengan melakukan penyediaan benih/bibit hijauan pakan ternak, penyediaan lahan, penyesuaian jenis hijauan sesuai lokasi dan memastikan air selalu tersedia. Untuk pakan konsentrat dilakukan pada daerah yang memiliki kasus Gangrep yang tinggi.


Video Terkait:










Komentar Via Website : 43
tips mengatasi alergi obat kimia
09 Juni 2018 - 10:48:12 WIB
makasih informasinya
penyebab bisul pada anak dan pencegahanya
12 Juni 2018 - 13:02:57 WIB
good afternoon https://goo.gl/bzqLdk
Makanan Penyebab Penyakit Liver
09 Juli 2018 - 11:48:11 WIB
Selalu kami tunggu informasi terbarunya dari situs ini ! https://goo.gl/PX1gvr || https://goo.gl/zM6uyd || https://goo.gl/eYd8y6 || https://goo.gl/kQGS5G
AwalKembali 123... 5 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)